Libur Panjang, Santri Mudik

Lampung Tengah- Setelah penutupan kegiatan Ramadhan 1439 H dengan Buka Bersama, santri Pesantren Darusy Syafa’ah menikmati libur panjang. Hampir 99% santri mudik ke kampung halamannya. Sebagian ada yang pulang berombongan dengan menggunakan jasa travel, sebagian ada yang dijemput oleh orang tua maupun saudaranya. Bahkan, pada seore hari acara penutupan, sudah tampak para penjemput yang hadir turut serta. Begitu acara selesai, mereka pun bersiap untuk segera berangkat malam itu juga.

Penutupan kegiatan Ramadhan berlangsung pada 24 Ramadhan/Sabtu 9 Juni 2018. Acara diawali dengan tahlil yang dipimpin oleh Ustadz Abu Khoirin, dilanjutkan sambutan pengasuh yang disampaikan oleh Dr. Andi Ali Akbar, dan diakhiri doa oleh Ustadz Munawir.

Beberapa pesan pengasuh untuk santri mudik tahun ini adalah seputar tatakrama kepada orang tua. Misalnya agar ketika datang hendaklah segera bersalaman. Diutamakn menyalami ibu terlebih dahulu, baru ayah. Selanjutnya agar para santri menjaga adab kepada orang tua dengan bicara yang sopan. Bagi yang bersuku jawa supaya menggunakan bahasa jawa kromo inggil, dan bagi yang suku lain hendaknya dengan bahasa halus dalam sukunya.

 

Santri yang mudik juga dianjurkan untuk tetap menjaga rutinitas ibadah yang sudah dilatih di pesantren. Misalnya shalat malam, slahat duha, dan shalat berjamaah. Hal ini penting mengingat liburan yang berlangsung sejak 9 Juni s/d 14 Juli 2018 terbilang sangat lama, Jika tidak dijaga, maka nanti akan kembali berat untuk melakukan ibadah sunah tersebut.

  • Santri liburan panjang

    Sebagian santri yang dijemput malam hari

  • Santri liburan panjang

    Sebagian santri yang dijemput malam hari

  • Santri liburan panjang

    Sebagian santri yang dijemput malam hari

 

Selamat berlibur. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *