Sambut Ramadhan, Darusysyafaah Gelar Pengajian Kilatan

Mengisi Ramadhan di pesantren dengan pengajian kitab-kitab kuning, yang biasa dikenal dengan tradisi pengajian kilatan, sudah jadi tradisi Pesantren-pesantren di nusantara. Demikian pula yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darusysyafaah tahun ini. Berbagai kitab dibacakan dan dikaji secara sistem bandongan kilatan. Santri mengikuti pengajian sesuai tingkatan diniyahnya. Ada pula beberapa kitab yang dikaji untuk umum, semua tingkatan santri.

Tradisi tersebut merupakan pengembangan dari kebiasaan rasulullah yang selalu meningkatkan belajar Alquran di bulan Ramadhan melalui Jibril. Dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma, ia berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari-Muslim)

Adapun kitab kuning yang dibacakan pada Ramadhan tahun ini adalah: Washiyat al-Musthafa, Safinatun Najah, untuk tingkat Shifir dan Ula kelas 1. Ditambah dengan kegiatan bimbingan baca Alquran metode Yanbu’a.

Sementara di tingkat Ula kelas 2, 3  ada kitab Hukmu Tasyri’ Sholat, Matan Sulam Taufiq, Qomi’ut Thugyan, dan Ayyuhal Walad. Untuk kelas 3 di tambah At-tarbiyah Wa Tahdzib, Tamrinatul I’rab, dan Risalatul Mu’awanah (matan).

Sedangkan untuk tingkat Ula kelas 4 hingga Wustho dan Ulya dibacakan kitab Risalatul Mu’awanah (Syarah), Ta’limul Muta’alim (syarah), Manaqib al-Ghazali, Bahjatul Wasail, Durrotun Nashihin, Alhikam, dan Qomi’ut Thugyan.

Adapun para Ustadz atau Kyai yang mengisi pengajian kilatan ramadhan tahun ini adalah: Ustadz Dr. Andi Ali Akbar, K.H Ali Mun’in, S.H.I, M.Pd. I, Kyai Imam Subaha’, Agus Ali Mujib, Agus Sugiarto Widodo, Ustadz Ahmad Sutardi, Ustadz Nasrudin, Ustadz Amirul Husna, Ustadz Hasanul Akmal. Selanjutnya ada Ustadz Munawir, Ustadz Muhammad Ali Ghufron, Ustadz Edi Kurniawan, Ustadz Misbahul Huda dan Ustadz Puji Setiawan.

Sementara pengajian di Pesantren Putri beberapa di antaranya diampu oleh pengasuh dan pengurus putri, dan sebagian tergabung atau diasuh oleh ustadz dari pengurus putra. Antara lain Nyai Siti Mathlubatur Rodhiyah, Ustadzah Septi Mustika Sari, Ustadzah Uswatun Hasanah, dan Ustadzah Anis Munfaridah.

Pengajian kilatan Ramadhan ini direncanakan khatam pada 24 Ramadhan, dilanjutkan masa liburan Syawal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *